Faktor yang Memengaruhi Produksi Urin

128

Pernahkah kalian menyadari bahwa di suatu waktu urine (kencing) banyak yang keluar, dan di waktu yang lain lebih sedikit? Ada empat faktor yang memengaruhi produksi urin seseorang, yaitu: zat diuretik, suhu, volume larutan, dan emosi.

Setiap hari, sekitar 1500 liter darah disaring di ginjal, membentuk 150 hingga 170 liter urin primer. Akan tetapi, hanya 10% (sekitar 1-1,5) liter urine yang kita keluarkan.

Baca juga: Berapa Volume Darah Manusia?

Daftar Isi

Faktor yang Memengaruhi Produksi Urin

Banyak sedikitnya air kencing seseorang yang dikeluarkan tiap hari dipengaruhi oleh hal-hal berikut.

Zat-Zat Diueretik

Zat-zat diuretik sangat memengaruhi produksi urin. Kopi, teh, dan alkohol adalah contoh zat-zat diuretik yang akan menghambat reabsorpsi ion Na+. Ini mengakibatkan konsentrasi ADH berkurang sehingga reabsorpsi (penyerapan kembali) air terhambat dan pada akhirnya meningkatkan volume urine. Itulah sebabnya jika kita mengonsumsi banyak teh atau kopi, maka kita sering buang air kecil. Pengeluaran urine yang berlebihan disebut diuresis. Dapatkah kamu menyebutkan zat-zat diuretik lainnya?

Suhu

Suhu juga menjadi faktor yang memengaruhi produksi urin. Saat suhu internal dan eksternal naik di atas normal, maka kecepatan respirasi meningkat. Ini menyebabkan pembuluh kutaneus melebar sehingga cairan tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit. Saat volume air dalam tubuh menurun, ADH disekresikan sehingga reabsorpsi meningkat. Di samping itu, peningkatan suhu merangsang pembuluh abdominal mengerut sehingga aliran darah di glomerulus mengurangi volume urine. Inilah alasan mengapa jika cuaca panas, kita jarang buang air kecil. Apa yang terjadi jika cuaca dingin?

Volume Larutan

Volume larutan dalam darah berpengaruh terhadap produksi urin. jika kita tidak minum air seharian, maka konsentrasi air di darah menjadi rendah. Hal ini merangsang hipofisi mengeluarkan ADH. Hormon ini meningkatkan reabsorpsi air di ginjal sehingga volume urine turun.

Emosi

Faktor yang memengaruhi produksi urin juga adalah emosi. Emosi seseorang dapat merangsang peningkatan atau penurunan volume urine. Pengerahan tenaga kuat yang berkepanjangan, sakit, kecemasan, dan emosi lain mengerutkan arteriol dan mengalihkan darah ke organ lain. Ini menyebabkan lebih sedikit darah yang melewati ginjal, karena itu lebih sedikit urine yang diproduksi.

Baca juga: Proses Pembentukan Urin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.