Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)

coronavirus_covid-19

Hari-hari mencekam di awal tahun 2020 karena tersebarnya penyakit COVID-19 (singkatan dari bahasa Inggris, Coronavirus Disease 2019). Penamaan virus ini berdasarkan bentuk durinya yang seperti mahkota. Silahkan baca artikel tentang Bagian-bagian Tubuh virus untuk lebih mengenal apa itu virus.

Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV)- wabah ilustrasi virus corona
Ilustrasi komputer, (MERS-CoV). Sebelumnya dikenal sebagai novel coronavirus, MERS pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada 2012. Kebanyakan orang yang terinfeksi dengan MERS menderita penyakit pernapasan akut parah dengan gejala demam, batuk, dan sesak napas. Gambar: Alamy.

Menurut laporan WHO pada 30 Maret 2020, di seluruh dunia ratusan ribu (tepatnya 33.106) orang telah mati karena penyakit ini. Anda dapat mengunduh laporannya dengan mengunjungi tautan INI.

Gejala Coronavirus

Penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga penyakit parah dan bahkan kematian.

Perhatikan gejalanya:

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas

Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

Orang tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang parah seperti penyakit jantung atau paru-paru atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang lebih serius dari penyakit COVID-19.

Kapan harus mencari perhatian medis?

Jika Anda mengalami tanda-tanda berikut, maka segera meminta perhatian medis. Tanda peringatan darurat meliputi *:

  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri atau merasa dada seperti ditekan
  • Kebingungan atau ketidakmampuan untuk bangkit
  • Bibir atau wajah kebiruan

*Daftar ini tidak semua inklusif. Silakan berkonsultasi dengan penyedia layanan medis Anda untuk gejala lain.

Bagaimana Mengetes COVID-19

Bagaimana menentukan apakah seseorang terinfeksi atau tidak? Apakah semua orang bisa melakukan tes secara mandiri?

Selain memeriksa gejala yang ada, uji spesimen pernapasan di laboratorium harus dilakukan untuk memastikan seseorang terinfeksi atau tidak. Tes dari CDC menggunakan teknik Real-Time Reverse Transcriptase (RT), dapat memberikan hasil dalam 4 hingga 6 jam.

Siapa yang harus dites

Tidak semua orang perlu diuji COVID-19. Berikut adalah beberapa informasi yang mungkin membantu sebelum Anda pergi meminta bantuan perawatan medis atau pengujian.

  • Kebanyakan orang memiliki penyakit ringan dan dapat pulih di rumah.
  • Tidak ada pengobatan khusus yang disetujui untuk virus ini.
  • Hasil pengujian mungkin bermanfaat untuk menginformasikan pengambilan keputusan tentang siapa yang Anda hubungi.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Tetapi jika Anda merasa perlu untuk diuji silahkan pergi ke rumah sakit, puskesmas, atau dokter praktik.

Dokter harus bekerja sama dengan rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya untuk mengoordinasikan pengujian melalui laboratorium, atau bekerja sama dengan laboratorium klinis komersial.

Bagaimana Virus Corona Menyebar?

COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.

Penyebaran orang ke orang

Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.

  •  Antara orang yang bersentuhan erat satu sama lain (dalam jarak sekitar 2 meter).
  • Melalui embun pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Titik-titik air yang terpancar dari orang yang bersin/batuk dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru.

Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi. Beberapa virus yang telah dikenal sangat menular, seperti campak, menyebar dengan mudah sementara virus lain tidak. Faktor lain adalah apakah terjadi penyebaran berkelanjutan, menyebar terus menerus tanpa henti.

Virus yang menyebabkan COVID-19 tampaknya menyebar dengan mudah dan berkelanjutan di komunitas (“penyebaran komunitas”) di beberapa wilayah geografis yang terkena dampak.

Penyebaran komunitas berarti orang telah terinfeksi virus di suatu daerah, termasuk beberapa yang tidak yakin bagaimana atau di mana mereka terinfeksi.

Dapatkah seseorang menyebarkan Coronavirus padahal dia tidak sakit?

  •  Orang-orang dianggap paling menular adalah mereka yang paling bergejala (yang paling sakit).
  • Beberapa penyebaran mungkin terjadi sebelum orang menunjukkan gejala; sudah ada laporan tentang hal ini, tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus.

Penyebaran dari kontak dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi

Mungkin seseorang bisa terpapar COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terdapat virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut mereka sendiri, hidung, atau mungkin mata mereka, tapi ini tidak dianggap sebagai cara utama menyebar virus.

Menjaga Diri Sendiri

Setelah mengetahui beberapa informasi dasar tentang wabah ini, kini saatnya melindungi diri Anda.

ilustrasi penularan coronavirus (covid-19) melalui batuk dan bersin

Ketahui Bagaimana Penyebaran Coronavirus

Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. Selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan selainnya.

  • Saat ini tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19).
  • Cara terbaik untuk mencegah penyakit adalah menghindari terkena virus ini.
  • Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.
    • Antara orang yang bersentuhan erat satu sama lain (dalam jarak 1-2 meter).
    • Melalui tetesan pernapasan yang disemburkan oleh orang yang terinfeksi ketika dia batuk atau bersin.
  • Tetesan ini dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru.

Langkah-langkah untuk melindungi diri Anda

ilustrasi mencuci tangan mencegah penularan virus corona

Jaga kebersihan badan, terutama tangan Anda. Sering-seringlah membersihkannya, paling bagus dengan air mengalir.

  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah Anda berada di keramaian/kerumunan, atau setelah meniup hidung, batuk, atau bersin.
  • Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Lumuri semua permukaan tangan Anda dan gosok sampai kering.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.

Hindari kontak lagsung

ilustrasi tetap tinggal di rumah

Pemerintah menyarankan physical distancing atau menjaga jarak, tidak bergerombol, tidak kontak fisik untuk menghindari penyebaran virus. Sementara istilah social distancing kurang tepat digunakan untuk situasi dimaksud.

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit
  • Beri jarak antara diri Anda dan orang lain jika COVID-19 menyebar di komunitas Anda. Ini sangat penting bagi orang-orang yang berisiko lebih tinggi untuk sakit parah.

Langkah-Langkah Melindungi Orang Lain dari Coronavirus

Anda perlu mengambil langkah-langkah untuk melindungi keluarga dan orang lain, jadi bukan hanya diri Anda sendiri.

Tinggal di rumah

  • Tetap tinggal di rumah jika Anda sakit, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis.

Tutupi batuk dan bersin

  • Tutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu ketika Anda batuk atau bersin atau gunakan bagian dalam siku Anda.
  • Buang tisu bekas di tempat sampah.
  • Segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, bersihkan tangan Anda dengan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60% alkohol.

Kenakan masker wajah jika Anda sakit

  • Anda harus mengenakan sungkup muka ketika Anda berada di sekitar orang lain (misal, di kamar atau kendaraan) dan sebelum Anda memasuki kantor penyedia layanan kesehatan. Jika Anda tidak dapat memakai sungkup muka (misalnya, karena menyebabkan kesulitan bernafas), maka Anda harus melakukan yang terbaik untuk menutupi batuk dan bersin Anda, dan orang yang merawat Anda harus memakai sungkup muka jika mereka memasuki ruangan Anda.
  • Jika Anda TIDAK sakit: Anda tidak perlu memakai masker wajah kecuali Anda merawat seseorang yang sakit (dan mereka tidak bisa memakai masker wajah).

Bersihkan dan disinfeksi

  • Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh setiap hari. Ini termasuk meja, gagang pintu, sakelar lampu, meja, telepon, keyboard, toilet, keran, dan bak cuci.
  • Jika permukaannya kotor, bersihkan: Gunakan deterjen atau sabun dan air sebelum disinfeksi.

Sumber: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-nCoV/index.html (diterjemahkan dengan sedikit perubahan dan tambahan)

72 comments
  1. Covid-19 adalah penyakit baru yang pertama kali terdeteksi DI Wuhan, Cina dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.
    Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.
    * antara orang bersentuhan erat satu sama lain dalam jarak sekitar 2 meter
    * melalui embun pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
    Beberapa virus yang telah dikenal sangat menular, seperti campak, menyebar dengan mudah sementara virus lain tidak.

  2. COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala yang ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru, seperti pneumonia.

    COVID-19 (coronavirus disease 2019) adalah jenis penyakit baru yang disebabkan oleh virus dari golongan coronavirus, yaitu SARS-CoV-2 yang juga sering disebut virus Corona.

    Gejala yang paling umum:
    demam
    batuk kering
    kelelahan

    Gejala yang sedikit tidak umum:
    rasa tidak nyaman dan nyeri
    nyeri tenggorokan
    diare
    konjungtivitis (mata merah)
    sakit kepala
    hilangnya indera perasa atau penciuman
    ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

  3. COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) yang dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. COVID-19 mempunyai gejala seperti demam, batuk kering, hilangnya indra perasa atau penciuman, dan kelelahan. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru seperti pneumonia. Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

  4. Gejala infeksi virus Corona bisa muncul dalam waktu 2–14 hari setelah terpapar virus Corona, tetapi kebanyakan penderita COVID-19 merasakan gejala setelah 11–12 hari.

    Gejala yang terjadi di minggu pertama biasanya ringan. Berikut ini adalah gejala COVID-19 yang biasanya muncul di minggu pertama:

    Demam ≥380 C
    Kelelahan atau lemas
    Batuk tidak berdahak
    Pegal-pegal
    Tidak nafsu makan
    Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium

  5. Coronavirus atau virus corona merupakan virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Virus ini dapat menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul tergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Hingga sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona. Namun, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus ini.

  6. Orang yang terkena virus Corona memilki gejala batuk, demam, hingga sesak nafas, adapula yang tidak memiliki gejala apapun. Apabila kita merasakan gejala tersebut segera melakukan rapid/swab test. Jika ingin berpergian kita harus 3M atau sebaiknya tidak usah keluar rumah

  7. Di awal tahun 2020 dunia digemparkan oleh adanya virus covid 19. Penyakit ini mempunyai gejala yaitu demam, batuk, sesak napas yang dapat muncul 2-14 hari setelah paparan. Penyebaran penyakit ini bisa melalui sentuhan erat satu sama lain dan embun pernapasan. Orang yang terkena virus ini akan kesulitan bernapas. Untuk menghindari virus ini dapat kita lakukan dengan tetap dirumah, selalu mencuci tangan, dan memakai masker

  8. Di awal tahun 2020 dunia digemparkan oleh adanya virus covid 19. Penyakit ini mempunyai gejala yaitu demam, batuk, sesak napas yang dapat muncul 2-14 hari setelah paparan. Penyebaran penyakit ini bisa melalui sentuhan erat satu sama lain dan embun pernapasan. Orang yang terkena virus ini akan kesulitan bernapas. Untuk menghindari virus ini dapat kita lakukan dengan tetap dirumah, selalu mencuci tangan, dan memakai masker saat keluar rumah

  9. Covid 19 adalah virus yang menggemparkan dunia pada awal tahun 2020 . Penyakit ini mempunyai gejala yaitu demam, batuk, sesak napas yang dapat muncul 2-14 hari setelah paparan. Penyebaran penyakit ini bisa melalui sentuhan erat satu sama lain dan embun pernapasan. Orang yang terkena virus ini akan kesulitan bernapas. Untuk menghindari virus ini dapat kita lakukan dengan tetap dirumah, selalu mencuci tangan, dan memakai masker saat keluar rumah

  10. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

  11. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian

    1. Nama: Filliana G. Panegoro
      Kelas : X MIPA 5
      Covid-19
      Orang yang terpapar Covid-19 memiliki gejala demam,batuk dan sesak nafas yang muncul setelah 2-14 hari terpapar.
      Untuk mengetes kita dapat melakukan uji spesimen pernapasan di laboratorium yang hasilnya dapat kita terima dalam 4-6 jam. Covid-19 dapat menyebar melalui orang ke orang dan dari benda yang terkontaminasi. Maka dari itu kita harus melindungi diri kita dengan mencuci tangan minimal 20 detik dan hindari kontak langsung dengan orang sakit.

  12. Nama:Michael Galuanta
    Kelas:X MIPA 6

    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.(Pertama kali terdeteksi di Wuhan,Cina).
    Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti demam,batuk,hingga hilangnya Indra perasa dan akan pulih tanpa penanganan khusus.
    CARA PENYEBARAN VIRUS INI:
    Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.
    Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19.
    Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda

  13. COVID-19 adalah sebuah penyakit yang dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. Penyakit ini mempunyai gejala seperti kelelahan, batuk kering, hilangnya indra perasa/penciuman, dan demam. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 alangkah baiknya kita melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku seperti mencuci tangan di air yang mengalir selama 20 detik, menggunakan masker ketika keluar rumah, dan menjaga jarak

  14. Nama:Angel Sambuhak
    Kelas:X Mipa 6
    tgl:Rabu,4-11-2020
    Covid-19 ini pertama kali terdeteksi di wuhan cina.gejala yg umum dihasilkan oleh virus ini adlh demam,batuk,sesak napas.cra agr trhindar adlh mnhindari kerumunan,menghindari kontak scra lnsung dan tetap memakai masker.

  15. Nama:Michael Galuanta
    Kelas:X MIPA 6

    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.(Pertama kali terdeteksi di Wuhan,Cina).
    Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti demam,batuk,hingga hilangnya Indra perasa dan akan pulih tanpa penanganan khusus.
    Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas.

  16. COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) yang dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. COVID-19 mempunyai gejala seperti demam, batuk kering, hilangnya indra perasa atau penciuman, dan kelelahan. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru seperti pneumonia. Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

  17. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)

    Gejala Coronavirus :
    – Demam
    – Batuk
    – Sesak napas

    Selain memeriksa gejala yang ada, uji spesimen pernapasan di laboratorium harus di lakukan untuk memastikan seseorang terinfeksi atau tidak.

    COVID-19 adalah penyakit baru yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China. Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.

    Sekarang adalah waktunya kita untuk menjaga diri. Selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan selainnya.

  18. Nama: Yulinda lakadjo
    Kelas: X MIPA 6
    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.
    Orang tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang parah seperti penyakit jantung atau paru-paru atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang lebih serius dari penyakit COVID-19.

  19. covid-19 sejenis virus baru yang bergejala demam,batuk, dan sesak napas. virus ini menyebar melalui orang ke orang yang melakukan kontak dengan benda/orang antaranya bersentuhan erat,melalui tetesan pernapasan orang yang terinfeksi saat batuk/bersin. pemerintah menyarankan physical distancing atau jaga jarak, tidak kontak fisik dan seringlah mencuci tangan, hindari menyentuh mata,hidung dan mulut dan gunakan masker untuk menghindari penyebaran virus ini yang masih berkelanjutan.

  20. Nama: Zefanya Trianda Patricia
    Kelas: X MIPA 6.

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina). gejala ringan dari penyakit ini yaitu hilangnya indra penciuman ,Demam, batuk, dan sesak nafas. Virus ini diperkirakan dapat menyebar dari orang ke orang. Saat ini tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit Covid-19. Untuk itu pencegahan yang harus kita lakukan agar melindungi diri kita dari virus tersebut yaitu Menghindari Kerumunan, Menjaga Jarak, Mencuci tangan pakai Sabun, memakai Masker jika keluar rumah.

  21. COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina).bisa terpapar COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terdapat virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut , hidung, dan mata.gejala ringan penyakit ini yaitu Demam, batuk, dan sesak nafas.seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah berada di keramaian/kerumunan, atau batuk, dan bersin.Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

  22. Nama : JOFANDRY HALIKE
    Kelas : X MIPA 6

    COVID-19 adalah penyakit baru pertama kali dideteksi di Wuhan, China. Gejala dari penyakit ini yaitu, Demam, Batuk, Sesak Nafas, dan hilangnya indra penciuman. Virus ini menular dari orang ke orang melalui kontak langsung dari orang yang terpapar virus ini. Orang yang kondisi kesehatannya buruk seperti terkena penyakit jantung mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena virus ini. Virus ini dapat dicegah dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker

  23. Nama : Sabdo nurulloh
    Kelas : X MIPA 6
    Tugas : Biologi
    Hari/tanggal : Rabu/4 November 2020
    _________________________________________
    Rangkuman materi : covid-19 (Corona)

    Covid-19 (Coronavirus), adalah sebuah virus baru yang masih sangat mewabah hingga saat ini. Menurut laporan WHO, pada tanggal 30 Maret 2020, di seluruh dunia ada 33.106 orang yang telah meninggal karena virus tersebut. Olehkarena itu kita wajib mengikuti semua protokol kesehatan dari pemerintah dan juga mengetahui semua hal terkait Coronavirus contohnya adalah : gejala, bentuk penyebarannya, dll.

    GEJALA VIRUS CORONA.

    Gejala dari virus ini antara lain adalah : batuk, demam dan sesak napas. Namun, gelaja-gejala ini memerlukan waktu sekitar 2 – 14 harian setelah seseorang terpapar oleh virus ini.

    PENYEBARAN VIRUS CORONA.

    Penyebaran terbesar virus ini adalah melalui udara, sentuhan bahkan melalui barang barang yang di pegang oleh penderita covid-19.Inilah yang menjadi penyebab paling besar, mengapa pandemi virus ini tak kunjung berakhir.

    *Orang dengan imunitas tubuh yang tinggi, mungkin tidak akan langsung merasakan gejala-gejala dari virus ini namun mereka dapat menularkannya ke keluarga, ataupun orang lain yang di jumpainya.

    PENCEGAHAN VIRUS CORONA.

    oleh karena itu kita harus selalu mencuci tangan, menghindari kontak langsung, senantiasa membawa barang yang dapat mensterilkan lingkungan sekitar dan tetap menggunakan masker yang memiliki standar SNI.

  24. Nama : febe priskila asaria
    Kelas : X MIPA 5
    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.(Pertama kali terdeteksi di Wuhan,Cina).
    Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti demam,batuk,hingga hilangnya Indra perasa dan akan pulih tanpa penanganan khusus.
    CARA PENYEBARAN VIRUS INI:
    Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.
    Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19.
    Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

  25. Nama : CELSY KRISTANIA
    Kelas : X MIPA 5

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.

    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).
    Gejalanya antara lain adalah demam, batuk, sesak napas.

    Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus.

    Ini saatnya untuk kita lebih waspada dalam melindungi diri kita, melindungi keluarga dan orang lain. Sehingga memutus rantai penyebaran Virus Covid-19, dengan ketat melaksanakan protokol-protokol kesehatan yang ada.

  26. Nama : Anggun Julianda Lagumbang
    Kelas : X Mipa 5

    COVID-19 adalah penyakit akibat suatu coronavirus baru yang sebelumnya tidak teridentifikasi pada manusia. Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang ditemukan pada hewan dan manusia.Meskipun status Keadaan Tertentu Darurat Bencana yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berakhir pada 29 Mei 2020, status keadaan darurat masih diberlakukan.Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin.Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk infeksi virus ini. namun, gejala yang disebabkan oleh virus ini dapat diobati. Oleh karena itu pengobatan harus didasarkan pada kondisi klinis pasien dan perawatan suportif dapat sangat efektif.WHO menyebut bahwa virus Corona umumnya hanya menular melalui kontak dengan droplet dari saluran pernapasan orang yang terinfeksi, bukan melalui udara.

  27. COVID-19 adalah penyakit baru pertama kali dideteksi di Wuhan, China. Gejala dari penyakit ini yaitu, Demam, Batuk, Sesak Nafas, dan hilangnya indra penciuman. Virus ini bisa menular kepada saja tanpa memandang usia. Orang yang paling mudah terjangkit virus ini adalah orang yang kondisi kesehatannya sedang terganggu.. Cara mencegah dari virus ini adalah
    1.Selalu menjaga jarak
    2.Selalu mencuci tangan
    3.Selalu memakai masker

  28. Penyakit koronavirus 2019 (bahasa Inggris: coronavirus disease 2019, disingkat COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus.Penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukan.Pada penderita yang paling rentan, penyakit ini dapat berujung pada pneumonia dan kegagalan multiorgan.Penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga penyakit parah dan bahkan kematian.

    Perhatikan gejalanya:

    Demam
    Batuk
    Sesak napas
    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

    Orang tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang parah seperti penyakit jantung atau paru-paru atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang lebih serius dari penyakit COVID-19.

  29. Nama : Mikhael Jordi Manari
    Kelas : X MIPA 5

    COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis virus corona yang baru ditemukan. Virus ini adalah virus baru dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadinya wabah di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.
    Gejala yang terjadi di minggu pertama biasanya ringan. Berikut ini adalah gejala COVID-19 yang biasanya muncul di minggu pertama:
    1.Demam ≥380 C
    2.Kelelahan atau lemas
    3.Batuk tidak berdahak
    4.Pegal-pegal
    5.Tidak nafsu makan
    6.Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium

    Untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    1.Cuci tangan Anda secara rutin. Gunakan sabun dan air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
    2.Selalu jaga jarak aman dengan orang yang batuk atau bersin.
    3.Kenakan masker jika pembatasan fisik tidak dimungkinkan.
    4.Jangan sentuh mata, hidung, atau mulut Anda.
    5.Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung Anda dengan lengan atau tisu.
    6.Jangan keluar rumah jika merasa tidak enak badan.
    7.Jika demam, batuk, atau kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.

  30. Nama : Zulfiah Lalu
    Kelas : X mipa 5
    Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya.
    Infeksi coronavirus disebabkan oleh virus corona itu sendiri. Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, seperti:

    Percikan air liur pengidap (bantuk dan bersin).
    Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.
    Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona.
    Tinja atau feses (jarang terjadi)
    Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:

    Hidung beringus.
    Sakit kepala.
    Batuk.
    Sakit tenggorokan.
    Demam.
    Merasa tidak enak badan.

  31. Nama: Laila amalia
    Kelas : X mipa5

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) yang dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. COVID-19 mempunyai gejala seperti demam, batuk kering, hilangnya indra perasa atau penciuman, dan kelelahan. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru seperti pneumonia. Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

  32. Nama=Nabila Saputri Ahajab
    Kelas=X Mipa 5
    Tugas=Biologi
    Hari/Tanggal=4 November 2020

    COVID-19 (coronavirus disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019.Menurut laporan WHO pada 30 Maret 2020, di seluruh dunia ratusan ribu (tepatnya 33.106) orang telah mati karena penyakit ini. Adapun Gejala Coronavirus sebagai berikut
    1.Deman
    2.Batuk
    3.Sesak Napas
    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. Selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan selainnya. Dan jangan lupa Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah Anda berada di keramaian/kerumunan, atau setelah meniup hidung, batuk, atau bersin dan jangan lupa juga selalu pakai masker saat keluar rumah dan selalu jarak jarak

  33. Nama: Jolian Martin Liemantika
    Kelas : X MIPA 5
    Covid -19 adalah sebuah penyakit baru yang pertama kali terdeteksi di Wuhan china.virus ini dapat menular ke orang lain melalui bersin atau batuk2 lewat titik air yang keluar dari mulut orang yang merupakan penderita covid -19. Cara menghindari penyebaran virus ini adalah dengan cara menghindari kontak fisik langsung dengan penderita dan selalu memakai masker apabila ingin keluar rumah terutama di tempat2 umum. Serta selalu menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan dan membawa handsinizteser bila berpergian.kita juga harus selalu memperhatikan tanda2 munculnya penyakit covid -19 ini seperti batuk,demam,dan sesak nafas. Ini adalah saatnya kita untuk lebih waspada lagi tentang penyebaran covid -19 ini lindungi diri sendiri dan keluarga anda.

  34. Penyakit koronavirus 2019 (bahasa Inggris: coronavirus disease 2019, disingkat COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus.Penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukan.Pada penderita yang paling rentan, penyakit ini dapat berujung pada pneumonia dan kegagalan multiorgan.Penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga penyakit parah dan bahkan kematian.

    Perhatikan gejalanya:

    Demam
    Batuk
    Sesak napas
    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

    BALAS

  35. Covid 19 (Coronavirus Disease 2019) adalah penyakit menular yang pertama kali terdeteksi di Wuhan,Cina. Gejala penyakit Covid 19 ini antara lain demam,batuk, dan sesak napas. Covid 19 ini dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. Covid 19 dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan. Langkah-langkah untuk melindungi diri kita dari Covid 19 ini yaitu sering-seringlah mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun serta hindari menyentuh mata,hidung, dan mulut dengan kondisi tangan yang kotor atau tidak di cuci.

  36. Nama: Janet Abigail Nathania Bane
    Kelas: X Mipa 5

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.Virus corona menyebar melalui orang ke orang.Gejalanya:demam, batuk, dan sesak napas.Langkah-langkah melindungi diri, keluarga, dan orang lain dari Coronavirus adalah tinggal di rumah, tutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, kenakan masker wajah jika sakit, bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh setiap hari.

  37. Nama : Afriza Maharani L.
    Kelas : X MIPA 5

    COVID-19 adalah virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina. Virus ini dapat menyebar dari orang ke orang lainnya dan bisa juga menyebar melalui benda-benda. Untuk melindungi diri kita dari COVID-19 sering-seringlah mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik dan hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut apabila belum mencuci tangan. Adapun upaya untuk melindungi orang lain dari COVID-19 yaitu tetap tinggal dirumah, tutup mulut saat batuk dan bersin, menggunakan masker jika sedang sakit, dan membersihkan atau mendisinfeksi permukaan-permukaan yang sering disentuh setiap hari.

  38. Siti Salwa Ayunda Maurani
    Kelas : X MIPA 5

    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru, hingga kematian. Virus Corona ini adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia(Golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, termasuk ibu hamil dan menyusui.
    Virus Corona atau disebut COVID-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia.
    Ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu =
    1. Demam ( suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius).
    2. Batuk kering
    3. Sesak napas.
    Ada beberapa gejala lain juga yang menyebabkan seseorang terinfeksi virus corona, seperti :
    1. Diare
    2. Sakit kepala
    3. Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau
    4. Ruam di kulit.
    Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 Minggu setelah penderita terpapar virus Corona.

  39. Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian

  40. Nama: Fauziah Jihan Lathifah
    Kelas: x mipa 6

    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

  41. Nama : Reva Nesya Hamatia
    Kelas : X mipa 5
    Covid-19 adalah penyakit baru (pertama kali terditeksi dari wuhan cina) penyakit corona dapat dari gejala ringan hingga penyakit parah bahkan kematian virus ini menyebar terutama dari orang ke orang lain malalui droplet yang keluar dari hidung atau mulut dan tentunya bisa jatuh ke permukaan benda” disekitar untuk itu disarankan agar setiap orang dapat menjaga diri sendiri yaitu dengan jaga jarak,memakai masker,menghindari kontak secara langsung dll

  42. Nama : Fransisca Aprilia Tarabu
    kelas : X mipa 5

    Rangkuman :
    Gejala virus korona yaitu demam, batuk, dan sesak napas, muncul 2-14 hari setelah paparan. Tidak semua orang perlu di uji Covid 19. Virus korona dapat menyebar dari orang ke orang jika bersentuhan erat, ataupun melalui embun pernapasan orang yang terinfeksi. Yang utama menyebarkan virus yaitu mereka yang bergejala. Mungkin orang dapat terpapar Covid bila menyentuh benda yang terpapar. Kita harus menjaga diri dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, disinfeksi, hindari kontak langsung, tetap dirumah, dan memakai masker.

  43. Penyakit covid-19 singkatan dari bahasa inggris corona virus disease 2019. Penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga penyakit parah dan bahkan kematian. Gejala penyakit ini, demam, batuk, dan sesak nafas.Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14hari setelah paparan.jika orang tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang parah seperti jantung, paru-paru dan diabetes beresiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang lebih serius dari penyakit covid-19. Virus ini paling mudah menyebar jika anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan sebagainya.

  44. Virus Corona adalah penyakit baru yang terdeteksi di Wuhan.Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus,Dan dengan kondisi yang seperti ini kita harus lebih waspada lagi tetap jaga jarak dan hindari kontak fisik seperti halnya berjabat tangan dan lain sebagainya

  45. Virus corona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan beberapa penyakit.Gejala awal virus corona COVID-19 yang dirasakan para pasien adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu.
    Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet percikan air liur yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas.Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 alangkah baiknya kita melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku seperti sering mencuci tangan, Hindari kontak dekat, Jaga jarak sosial (Sosial Distancing), Gunakan masker jika sakit, Tetap tinggal di rumah, Hindari kerumunan.

  46. Nama:Marlon Balinggi
    Kelas: X mipa 5
    Rngkuman

    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.
    Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus.

  47. Coronavirus Diasease 2019 (COVID 19) dengan bentuk Mahkota duri durinya.Menurut Laporan WHO 30 Maret 2020,sudah ada 33.106 orang yang meninggal karena penyakit ini

    Gejala Gejalanya Yakni Demam,batuk,sesk napas,nyeri dada,Kebingungan,Lemah,bibir dan wajah kebiruan.

    Penyebarannya yaitu ketika Orang saling bersentuhan erat dengn jarak sekitar 2 meter dan melalui embun pernapasan oleh orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

    Yg kita harus lakukan agar terhindar dari Covid-19 ini adalah
    Sering mencuci tangan dengan air bersih dan sabun,menjauhi kerumunan banyk orang,Tinggal di rumah,pergi kemana mana pakai masker dan bawa Hendstizer,Dan selalu Menjaga Kebersihan.

  48. Penyakit Coronavirus ( COVID-19 ) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus. Penyakit ini pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 diWuhan ,China, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi koronavirus 2019-2020 yang sedang berlangsung. Gejala umum termasuk demam , batuk , dan sesak napas . Gejala lain mungkin termasuk nyeri otot , produksi dahak , diare , sakit tenggorokan , kehilangan bau , dan sakit perut.tetapi beberapa berkembang menjadi pneumonia dan kegagalan multi-organ

  49. COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) yang dapat menyebar melalui orang yang bersentuhan dan melalui embun pernapasan. COVID-19 mempunyai gejala seperti demam, batuk kering, hilangnya indra perasa atau penciuman, dan kelelahan. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru seperti pneumonia. Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

  50. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara,hanya dalam waktu beberapa bulan.Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi
    paru-paru (pneumonia).

  51. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara,hanya dalam waktu beberapa bulan.Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi
    paru-paru (pneumonia).

  52. NAMA: Natasya langkumo
    KELAS: X MIPA 6
    Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.

    Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini.

    Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru.
    Penyebab Virus Corona (COVID-19):
    Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita COVID-19 batuk atau bersin
    Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita COVID-19
    Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19.

    Pencegahan Virus Corona (COVID-19):
    Terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, dan jangan dulu ke luar rumah kecuali ada keperluan mendesak.
    Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian, termasuk saat pergi berbelanja bahan makanan dan mengikuti ibadah di hari raya, misalnya Idul Adha.
    Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
    Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
    Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, beristirahat yang cukup, dan mencegah stres.
    Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang dicurigai positif terinfeksi virus Corona, atau orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
    Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
    Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan rumah.

  53. Nama:moh fauzan ramadhan m
    Kelas:X mipa 7

    Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru

  54. Nama:Nurul tsamaniyah
    kelas:x mipa 8
    Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru

  55. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru.

  56. Kelas : x mipa 7

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina)
    Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.

    Untuk menghindari terpapar covid19
    Jaga kebersihan badan, terutama tangan Anda. Sering-seringlah membersihkannya, paling bagus dengan air mengalir
    .
    Gejala gejala jika seseorang terpapar COVID-19 antara lain yaitu:
    Demam ≥380 C
    Kelelahan atau lemas
    Batuk tidak berdahak
    Pegal-pegal
    Tidak nafsu makan
    Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium

  57. nama:cahya nabila.m
    kelas:x mipa 7
    absen: nomor 7

    COVID-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina) dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.

    – Penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga penyakit parah dan bahkan kematian.

    * Perhatikan gejalanya:

    1.Demam
    2.Batuk
    3.Sesak napas

    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

    -Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.
    Antara orang yang bersentuhan erat satu sama lain (dalam jarak sekitar 2 meter).
    Melalui embun pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
    Titik-titik air yang terpancar dari orang yang bersin/batuk dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru. Virus yang menyebabkan COVID-19 tampaknya menyebar dengan mudah dan berkelanjutan di komunitas (“penyebaran komunitas”) di beberapa wilayah geografis yang terkena dampak.

    – Mungkin seseorang bisa terpapar COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terdapat virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut mereka sendiri, hidung, atau mungkin mata mereka, tapi ini tidak dianggap sebagai cara utama menyebar virus. Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. Selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan selainnya.

    – langkah langkah menghindari dari COVID
    Jaga kebersihan badan, terutama tangan Anda. Sering-seringlah membersihkannya, paling bagus dengan air mengalir.

    1. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah Anda berada di keramaian/kerumunan, atau setelah meniup hidung, batuk, atau bersin.
    2. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Lumuri semua permukaan tangan Anda dan gosok sampai kering.
    3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.
    4. hindari kontak langsung
    5. tinggalah di rumah
    6. tutupi batuk dan bersin
    7. kenakan masker wajah jika sakit ataupun keluar dari rumah.

  58. Nama : Rifaldi S. Dahlan
    Kelas : X Mipa 7

    COVID-19 (singkatan dari bahasa Inggris, Coronavirus Disease 2019).
    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan, bahkian virus ini bisa mengakibatkan kematiam jika terlambat menanganinya.
    Berikut ini adalah Gejala yg ditimbulkan akibat Vurus Covid 19
    • Demam
    • Batuk
    • Sesak Nafas

    Dan Cara pencegahannya sebagai berikut :
    • Menjaga Jarak dengan orang yg terinfeksi
    • Memakai Masker, Rajin mencuci tangan dan Hindari memakan daging mentah
    • Mengikuti Protokol kesahatan
    • Mengikuti arahan Pemrintah dan Hindari keramaian

  59. Nama : Praditha Nayla Djakaria
    Kelas : X MIPA 7

    COVID-19 (singkatan dari bahasa Inggris, Coronavirus Disease 2019).Menurut laporan WHO pada 30 Maret 2020, di seluruh dunia ratusan ribu (tepatnya 33.106) orang telah mati karena penyakit ini.

    Perhatikan gejalanya:

    Demam
    Batuk
    Sesak napas

    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

    Jaga kebersihan badan, terutama tangan Anda. Sering-seringlah membersihkannya, paling bagus dengan air mengalir. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.

    Pemerintah menyarankan physical distancing atau menjaga jarak, tidak bergerombol, tidak kontak fisik untuk menghindari penyebaran virus. Sementara istilah social distancing kurang tepat digunakan untuk situasi dimaksud.

  60. Nama : Wati Lahaema
    Kelas :X MIPA 7

    COVID-19 (singkatan dari bahasa Inggris Coronavirus disease 2019 ). menurut laporan WHO pada 30 Maret 2020,di seluruh dunia ratusan ribu (tepatnya 33.106) orang telah mati karena penyakit ini

    Perhatikan gejalanya:
    1.Demam
    2.Batuk
    3.Sesak napas

    Dan cara mencegahnya sebagai berikut:
    1.Menjaga jarak dengan orang yang terinfeksi
    2.Memakai masker,rajin mencuci tangan dan hindari memakan daging mentah
    3.mengikuti protokol kesehatan
    4.mengikuti arahan pemerintah dan hindari keramaian

  61. Covid 19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi di wuhan.cina).bisa terpapar covid 19 dengan menyentuh permukaan atau atau benda yang terdapat virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut.hidung,dan mata ,gejala ringan penyakit ini yaitu deman batuk.dan sesak nafas.seringlah mencuci tangan dn jaga hindari kontak dekat dengan orang yg sakit

  62. Nama: Vichry Arfansha A. Rahman
    Kelas: X Mipan7

    COVID 19 Merupakan simgakatan dari bahasa inggris coronavirus disease 2019, Menurut laporan WHO pada 30 maret 2020, diseluruh dunia ratusan ribu (tepatnya 33.106) orang telah mati dengan virus ini.

    Covid 19 adalah penyakit baru (pertama terdeteksi diWuhan, China) dan para ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit

    Perhatikan gejalanya:
    • Demam
    • Batuk
    • Sesak Nafas
    Gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-COV).

  63. Moh farid p
    X mipa 7
    Saat ini covid 19 telah menyebar. Jika seseorang terkena covid 19 dia akan merasakan beberapa gejala seperti berikut:
    1. demam
    2. Sesak nafas
    3. Batuk

    Gejala ini akan muncul 2-14 hari setelah paparan. Jika kita sudah merasakan gejala” tersebut kita harus langsung melakukan rapid test atau swab tast dan melakukan isolasi mandiri.

    Bagaimana cara mencegah covid 19. Caranya sebagai berikut:
    1. Selalu mencuci tangan
    2. Hindari kerumunan
    3. Selalu memakai masker
    4. Hindari kontak langsung.

  64. Nama : Dentamira Syahwa Utomo
    Kelas : X Mipa 7
    Keterangan : 70 kata
    Virus Corona (COVID-19) pertama kali muncul di daerah Wuhan, Cina pada akhir bulan 2019. Pandemi COVID-19 ini menurut laporan WHO pada 30 Maret 2020, telah merenggut 33.106 jiwa di seluruh dunia. Gejala COVID-19 yaitu demam, batuk, sesak nafas. Gejala dapat muncul 2-14 hari setelah paparan. Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang, dan menyebar dengan mudah. Langkah-langkah terhindar dari COVID-19 yaitu sering cuci tangan, jaga jarak, pakai masker.

  65. Nama :Annisa singgih pramesti
    Kalas :Xmipa 7

    Covid-19 adalah penyakit baru (pertama kali terdeteksi diwuhan, cina) dan para ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya Dan tingkat keparahan penyakit.
    Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang. Virus ini paling mudah menyebar jika anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. Virus ini bisa menyebapkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru ” yg berat, hingga kematian.
    Cara terbaik untuk mencegah penyakit covid-19 dengan cara :
    – menjaga jarak dengan orang yg
    terinfeksi
    – memakai masker dan rajin mencuci
    tangan
    -mengikuti protokol kesehatan
    -mengikuti arahan pemerintah dan hindari keramaian.

  66. Covid-19 adalah penyakit baru yang pertama kali terdeteksi DI Wuhan, Cina dan ilmuwan sedang mempelajari bagaimana penyebarannya dan tingkat keparahan penyakit.
    Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.
    * antara orang bersentuhan erat satu sama lain dalam jarak sekitar 2 meter
    * melalui embun pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
    Beberapa virus yang telah dikenal sangat menular, seperti campak, menyebar dengan mudah sementara virus lain tidak.

  67. Nama : Moh Refaldi
    Kelas : X MIPA 8

    Rangkuman materi : covid-19 (Corona)

    Covid-19 (Coronavirus), adalah sebuah virus baru yang masih sangat mewabah hingga saat ini. Menurut laporan WHO, pada tanggal 30 Maret 2020, di seluruh dunia ada 33.106 orang yang telah meninggal karena virus tersebut. Olehkarena itu kita wajib mengikuti semua protokol kesehatan dari pemerintah dan juga mengetahui semua hal terkait Coronavirus contohnya adalah : gejala, bentuk penyebarannya, dll.

    GEJALA VIRUS CORONA.

    Gejala dari virus ini antara lain adalah : batuk, demam dan sesak napas. Namun, gelaja-gejala ini memerlukan waktu sekitar 2 – 14 harian setelah seseorang terpapar oleh virus ini.

    PENYEBARAN VIRUS CORONA.

    Penyebaran terbesar virus ini adalah melalui udara, sentuhan bahkan melalui barang barang yang di pegang oleh penderita covid-19.Inilah yang menjadi penyebab paling besar, mengapa pandemi virus ini tak kunjung berakhir.

    *Orang dengan imunitas tubuh yang tinggi, mungkin tidak akan langsung merasakan gejala-gejala dari virus ini namun mereka dapat menularkannya ke keluarga, ataupun orang lain yang di jumpainya.

    PENCEGAHAN VIRUS CORONA.

    oleh karena itu kita harus selalu mencuci tangan, menghindari kontak langsung, senantiasa membawa barang yang dapat mensterilkan lingkungan sekitar dan tetap menggunakan masker yang memiliki standar SNI.

  68. Marsha aulia
    Kelas: X mipa 8

    COVID-19 (singkatan dari bahasa Inggris, Coronavirus Disease 2019). Penamaan virus ini berdasarkan bentuk durinya yang seperti mahkota. Silahkan baca artikel tentang Bagian-bagian Tubuh virus untuk lebih mengenal apa itu virus.
    Gejala virus corona
    demam
    batuk kering
    kelelahan
    Penyebaran virus corona
    Virus ini paling mudah menyebar jika Anda kontak dengan benda atau orang yang membawa virus. Selalu jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung seperti berjabat tangan dan selainnya.
    Pencegaha virus corona
    Lindungi diri Anda dan orang lain di sekitar Anda dengan mengetahui fakta-fakta terkait virus ini dan mengambil langkah pencegahan yang sesuai. Ikuti saran yang diberikan oleh otoritas kesehatan setempat.

  69. Nama: Mohammad Afrizal Sinale
    Kelas:X MIPA 6

    Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.
    Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus.
    Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.
    Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

  70. *Coronavirus ( COVID-19 ) adalah penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus. Penyakit ini pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 diWuhan ,China, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi koronavirus. Gejala umum termasuk demam , batuk , dan sesak napas . Gejala lain mungkin termasuk nyeri otot , produksi dahak , diare , sakit tenggorokan , kehilangan bau , dan sakit perut.tetapi beberapa berkembang menjadi pneumonia dan kegagalan multi-organ*:)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Posts