Klasifikasi Fungi (Jamur)

klasifikasi jamur (klasifikasi fungi)

Fungi menempati kingdom tersendiri dalam sistem klasifikasi lima kingdom, yaitu kingdom Fungi. Klasifikasi fungi (jamur) didasarkan pada ciri-ciri spora, baik seksual maupun aseksual. Juga didasarkan pada ada tidaknya tubuh buah selama daur hidupnya. Dalam kingdom fungi, jamur terbagi menjadi empat divisi berdasarkan tipe seksualnya.

Baca juga: Karakteristik Fungi (Ciri-ciri Fungi)

Klasifikasi Fungi (Jamur)

Pembagian empat divisi fungi (jamur) berikut berdasarkan tipe reproduksi seksualnya.

Divisi Zygomycota

Spora pada Phycomyces sp.

Anggota divisi ini lebih dari 1000 lebih spesies yang telah diketahui. Dikenal juga sebagai fungi zigot. Divisi ini dianggap sebagai fungi terestrial yang paling primitif. Hidup di tanah atau pada tanaman yang membusuk atau hewan yang telah mati. Sebagian jamur ini adalah parasit pada tanaman, serangga, dan hewan kecil, sementara yang lain membentuk hubungan simbiosis dengan tanaman.[1]

Nama Zygomycota dalam klasifikasi jamur mengacu pada zygosporangia, di mana spora terbentuk selama reproduksi seksual. Zygos adalah bahasa Yunani untuk “bergabung”, mengacu pada perpaduan dua helai hyphal yang menghasilkan spora ini, dan -mycota adalah akhiran yang mengacu pada pembagian jamur.[2]

Tipe hifa yang menyusun tubuhnya adalah aseptat atau senositik. Sebagian besar fungi zygomycota (zigomikota) hidup di tanah sebagai saprofit. Hidup dari mencerna bahan organik seperti tumbuhan atau hewan yang telah mati. Contoh fungi dari divisi zigomikota: Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae. Beberapa Mucor dan Rhizopus sp digunakan dalam industri kulit, deterjen, dan medis (transformasi steroid).

Divisi Ascomycota

Sarcoscypha coccinea
Sarcoscypha coccinea

Dikenal sebagai jamur kantung. Anggota divisi ini mencakup hampir 75% dari jumlah spesies fungi yang ada. Mereka adalah filum jamur terbesar, dengan lebih dari 64.000 spesies.[3]

Ciri khas anggota divisi ini ialah pembentukan askus (dari bahasa Yunani: ἀσκός (askos), yang berarti “kantung” atau “kulit anggur”), yaitu kantung tempat terbentuknya askospora.

Ascomycota (Askomikota) dapat hidup sebagai saprofit, parasit, maupun bersimbiosis membentuk lichen. Beberapa contoh anggota Askomikota adalah sebagai berikut.

  • Candida albicans; menimbulkan penyakit pada selaput lendir, mulut, vagina, dan saluran pencernaan.
  • Saccharomyces cerevisiae; digunakan dalam pembuatan roti dan bir.
  • Aspergillus niger; fermentasi asam sitrat.
  • Aspergillus oryzae dan Aspergillus wentii; fermentasi kecap.
  • Penicillium; penghasil bahan penisilin (antibiotik).

Divisi Basidiomycota

Klasifikasi jamur berikutnya adalah dari Divisi Basidiomycota. Kelompok jamur ini memiliki tubuh buah sehingga mudah dikenali. Reproduksi seksual menghasilkan basiodospora, dibentuk dalam struktur khusus yang disebut basidium. Reproduksi aseksual dengan membentuk konidium. Anggota Basidiomycota (basidiomikota) bersifat parasit, terutama pada tumbuhan.

"<yoastmark

Contoh jamur basidiomikota ialah Volariella volvacea (jamur merang), telah dibudidayakan sebagai bahan pangan. Contoh lain dari divisi basidiomikota: Lentinus edodes (jamur shitake) dan Pleurotes (jamur tiram).

Divisi Deuteromycota

Kelompok jamur ini tidak sesuai dengan klasifikasi fungi yang umum ditemukan yang didasarkan pada konsep biologis spesies atau karakteristik morfologi struktur seksual. Oleh karena itu, dikenal sebagai jamur tidak sempurna (fungi imperfecti) karena mekanisme reproduksi seksualnya belum diketahui.

Reproduksi aseksual dengan konidium seperti pada Ascomycota. Beberapa anggota dari kelompok jamur ini hidup parasit pada hewan dan manusia. Contoh anggota divisi ini: Histoplasma capsulatum penyebab penyakit histoplasmosis.

Ciri-ciri umum fungi (jamur) dari divisi Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota

Tabel berikut membantu Anda memahami lebih dalam klasifikasi fungi, merangkum ciri-ciri jamur dari setiap divisi.

Ciri-ciriZygomycotaAscomycotaBasidiomycotaDeuteromycota
MiseliumAseptatSeptatSeptatSeptat
Reproduksi aseksualSporangiospora dan fragmentasi miseliumPembelahan biner, pertunasan, fragmentasi, dan pembentukan konidiosporaPertunasan dan pembentukan konidiosporaPembentukan konidiospora
Reproduksi seksualZigospora dan oosporaAskospora BasidiosporaBelum diketahui
Habitat alamiahAir, tanah, hewanTanah, tumbuhan, hewanTanah, tumbuhanTanah, tumbuhan, hewan

Klasifikasi jamur berdasarkan tipe reproduksi seksualnya: Divisi Zygomycota, Divisi Ascomycota, Divisi Basidiomycota, Divisi Deuteromycota.

Referensi

[1] Raven, P. H., Evert, R. F., & Eichhorn, S. E. (2005). Fungi. In Biology of plants (pp/ 268–269). New York: W.H. Freeman and Company.
[2] David Moore; Geoffrey D. Robson; Anthony P. J. Trinci (14 July 2011). 21st Century Guidebook to Fungi. Cambridge University Press. p. 52. ISBN 978-1-107-00676-8.
[3] Kirk et al., p. 55.

21 comments
      1. Kingdom fungi dikelompokkan lebih lanjut ke dalam 4 kelompok utama, jenis jamur yang dapat membantu terbentuknya tempe terdapat di kelompok jamur jenis…
        a. Ascomycota
        b. Deuteromycota
        b. Basidiomycota
        c. Zycomycota

        Jawaban: a. Ascomycota

  1. Manfaat peranan anggota dari Ascomycota (askomikota) dalam pembuatan roti dan bir adalah…..
    a.aspergillus niger
    b.penicillium
    c.candica albicans
    d.saccharmyces cerevisiae
    e.aspergillus oryzae

    Jawaban : d.saccharmyces cerevisiae

  2. Di bawahi ini adalah beberapa hal yang membedakan antara jamur dengan tumbuhan lainnya, kecuali …
    a. struktur tubuhnya
    b. cara makan
    c. melakukan pergerakan pasif
    d. cara reproduksi
    e. pola pertumbuhan

    jawaban : C. Melakukan pergerakan pasif

    Dari kelas X MIPA 6

  3. Ascomycota (askomikota) memiliki beberapa anggota, pilihlah dari salah satu anggota askomikota yang menjelaskan tentang penyakit pada selaput lendir, mulut, vagina dan saluran pencernaan yaitu…
    a. Candida albicans
    b. Saccharomyces cerevisia
    c. Aspergillus niger
    d. Aspergillus oryzae dan aspergillus wentii
    e. Penicillium
    Jawaban: a. Candida albicans

  4. Sebutkan contoh jamur askomikota yang dapat di gunakan dalam pembuatan roti dan bir…
    A. Candida albicans
    B. Saccarhomyces cerevisiae
    C. Aspergillus Niger
    D. Aspergillus oryzae dan aspergillus wentii
    F. Penicillium

    Jawabannya : B

  5. Berikan contoh jamur Basidiomikota?
    A. volariella volvacea
    B. lentinus edodes
    C. pleurotes
    D. candida albicans
    Jawaban:A

    1. Berikan contoh jamur Askomikota?
      A.Candida albicans
      B.Volariella volvacea
      C.Pleuroters
      D.Lentinus edodes

      Jawaban: A

  6. Deuteromycotina memiliki nama lain yitu jamur ?
    a. tak sempurna
    b. air
    c. tiram merah
    d. lendir
    e. tiram putih

    Jawaban : A

  7. Ascomycota dikenal Sebagai Jamur?
    A. Jamur tanah
    B. Jamur kantung
    C. Jamur air
    D. Jamur tiram

    Jawaban : B

  8. Jenis jamur apa yang bersifat parasit terutama pada tumbuhan?
    A. Deuteromycota
    B. Ascomycota
    C. Basidiomycota
    D. Zygomycota

    Jawaban: c

  9. Jamur zygomycota melakukan reproduksi seksual dengan cara…
    a. Bertunas.
    b. Menghasilkan spora konidium yang terbentuk pada ujung hifa khusus.
    c. Membentuk spora melalui peleburan antara hifa yang berbeda.
    d. Meleburkan benang sari dan putik.

    Jawaban : C

  10. yg termaksud ciri-ciri Ascomycota adalah?
    A. aseptat
    B. askospora
    C. air,tanah,tumbuhan
    D. zigospora dan oospora

    Jawaban : B. askospora

  11. Devisi yang di kenal sebagai jamur kantung adalah…
    a. Aseomycota
    b. Basidiomycota
    c. Deuteromycota
    d. Zygomycota

    Jawaban : a. Aseomycota

  12. Berikan contoh jamur Deuteromycota?
    A.hitoplasma capsulatum
    B.volariella volvacea
    C.lentinus edodes
    D.pencillium

    Jawaban:A

    1. Berikan contoh fungi dari zigomikota?
      A.Rhizopus oryzae
      B.Rhizopus SP
      C.Hitoplasma capsulatum
      D.lentinus edodes

      Jawaban:A

  13. Anggota divisi yang memiliki tubuh berbentuk buah adalah…
    A:Ascomycota
    B:Basidiomycota
    C:Deuteromycota
    D:Zygomycota
    Jawaban: B. Basidiomycota

  14. Berikan contoh jamur Deuteromycota?
    A.hitoplasma capsulatum
    B.volariella volvacea
    C.lentinus edodes
    D.pencillium

    Jawaban:A

  15. Berikan contoh fungi dari zigomikota?
    A.Rhizopus oryzae
    B.Rhizopus Sp
    C.lentinus edodes
    D.Pencillium

    Jawaban:A

  16. Dibawah ini yang tidak termasuk jenis jamur zygomycotina adalah…

    a. Penicillium sp.
    b. Rhizopus oryzae
    c. Cunning hanella
    d.pilobolus
    e. Gilomus

    Jawaban : A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Post

Mengapa Nyamuk Suka Menghisap Darah Manusia?

Next Post

Reproduksi Bakteri – Cara Bakteri Berkembang Biak

Related Posts