Klasifikasi Makhluk Hidup (Sistem Kingdom)

sistem klasifikasi makhluk hidup sistem kingdom

Urutan klasifikasi makhluk hidup terbaru dari tingkat tertinggi ke terendah adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (untuk hewan)/Divisio (untuk tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis). Semuanya dalam bahasa Latin, contoh nama bunga asoka adalah Saraca indica.

Sistematika Organisme - Klasifikasi Makhluk Hidup

Tuhan menciptakan makhluk hidup yang sangat banyak dan beranekaragam, mencakup manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dll. Tidak ada yang mengetahui jumlah pasti maupun status keanekaragaman hayati seluruh spesies yang ada. Sulit mempelajari makhluk hidup yang demikian banyak dan beranekaragam tersebut. Para ahli kemudian membuat klasifikasi makhluk hidup untuk memudahkan mempelajarinya.

Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi adalah proses pengaturan atau pengelompokan berbagai jenis makhluk hidup ke dalam takson tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya. Mencakup aktivitas mencatat, mengelompokkan, dan mengkategorikan semua jenis makhluk hidup.

Taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penggolongan atau klasifikasi makhluk hidup. Melalui taksonomi, para ilmuwan dapat melihat gambaran menyeluruh mengenai ragam tumbuhan dan hewan.

Tujuan dan Manfaat Klasifikasi

Klasifikasi bertujuan agar kita hanya perlu mengingat sesedikit mungkin, tetapi ingatan tersebut mengandung informasi sebanyak-banyaknya. Dapat dikatakan bahwa klasifikasi bertujuan menyederhanakan objek studi.

Para ahli biologi melakukan klasifikasi dengan tujuan antara lain:

  1. mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup agar jelas perbedaan setiap jenisnya sehingga mudah dikenali, dan
  2. mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-cirinya.

Manfaat klasifikasi:

  1. Memberikan gambaran nyata adanya keragaman organisme.
  2. Informasi mendasar dari cabang ilmu biologi.

Proses Klasifikasi

Klasifikasi terhadap suatu makhluk hidup dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu:

  • Pencandraan
    Mengamati ciri-ciri, yaitu secara morfologi, anatomi, fisiologi, bila perlu sampai pada ciri-ciri biokimiawi. Atau organisme tersebut memiliki persamaan ciri dalam hal reproduksi.
  • Pengelompokan
    Setelah melakukan pencandraan/identifikasi, ciri-ciri makhluk hidup yang serupa akan dikelompokkan dalam suatu takson. Kemudian diurutkan dari tingkat tinggi sampai pada tingkat rendah. Makin rendah tingkatan takson, makin sedikit anggotanya, tetapi persamaan ciri-ciri yang dimiliki anggotanya makin banyak. Urutan takson dari tertinggi hingga terendah adalah Kingdom, Filum/Divisi, Kelas, Ordo, Famili, Genus, dan Spesies.
  • Pemberian nama
    Bertujuan untuk memudahkan dalam mengenal ciri-ciri suatu makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup lain.

Sistem Klasifikasi

Sistem klasifikasi, dikenal juga dengan istilah sistem kingdom, telah mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 1735. Berikut perubahan yang terjadi pada sistem kingdom hingga sekarang ini.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 2 Kingdom

Sistem ini diperkenalkan oleh ahli ilmu alam Swedia bernama Carolus Linnaeus pada tahun 1735. Klasifikasi sistem ini hanya terdiri dari dua kingdom, yaitu:

  1. Kindom Plantae (Dunia Tumbuhan)
    Ciri-ciri makhluk hidup dalam kingdom ini, yaitu berklorofil dn memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa. Walaupun tidak berklorofil, jamur dan bakteri dimasukkan ke dalam dunia tumbuhan. Ganggang (alga), lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji juga dimasukkan ke dalam dunia tumbuhan.
  2. Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
    Semua makhluk hidup yang tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil, dan dapat bergerak bebas, dimasukkan ke dalam dunia hewan. Protozoa, Mollusca, Porifera, Coelenterata, Arthropoda, Echinodermata dan Chordata adalah anggota kingdom ini.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 3 Kingdom

Penemu sistem kingdom ini adalah Ernest Haekel (Jerman) tahun 1866. Berdasarkan pengetahuannya yang luas tentang keanekaragaman mikroorganisme, Haeckel memperkenalkan kerajaan baru untuk bentuk kehidupan bersel tunggal, yang disebut kerajaan protista. Ini adalah perubahan besar pertama dalam taksonomi Linnaean asli.

Protista anggota baru dalam sistem klasifikasi 3 kingdom
Keragaman Protista. Ahli biologi Ernst Haeckel membuat gambar-gambar berbagai jenis organisme bersel tunggal seperti yang dilihat di bawah mikroskop.

Klasifikasi makhluk hidup sistem tiga kingdom adalah sebagai berikut.

  1. Kingdom Protista
    Memiliki ciri-ciri tubuh tersusun atas satu atau banyak sel yang belum terdiferensiasi, inti selnya tanpa selubung (prokariotik). Contohnya adalah bakteri dan ganggang biru.
  2. Kingdom Plantae
    Temasuk dalam kingdom ini adalah alga, jamur, lumut, paku, dan tumbuhan berbiji.
  3. Kingdom Animalia
    Termasuk dalam kingdom ini adalah dari golongan Protozoa sampai golongan Chordata.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 4 Kingdom

Sistem kingdom ini diusulkan Robert Whittaker pada tahun 1959, seorang biologiwan Amerika. Pengelompokan makhluk hidup tersebut berdasarkan struktur sel yang dibedakan antara sel eukariotik, yaitu sel yang memiliki selaput inti, dan sel prokariotik, yaitu sel yang tidak memiliki selaput inti. Klasifikasi makhluk hidup empat kingdom mencakup:

  1. Kingdom Monera
    Cciri-cirinya adalah memiliki inti tanpa membran (prokarion), contohnya bakteri dan ganggang biru.
  2. Kingdom Protista
    Mencakup organisme bersel satu dan organisme multiseluler eukariotik yang belum terdiferensiasi.
  3. Kingdom Plantae
    Terdiri dari jamur, tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji.
  4. Kingdom Animalia
    Meliputi semua hewan, mulai dari Protozoa sampai Chordata.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 5 Kingdom

Robert H. Whittaker, biologiwan Amerika Serikat, pada tahun 1969 menyusun klasifikasi lima kingdom. Ia menerapkan klasifikasi makhluk hidup menggunakan dasar tingkatan organisme, susunan sel, dan cara pemenuhan makanannya. Whittaker melakukan perubahan besar dari klasifikasi sebelumnya, yaitu filum Protozoa yang sebelumnya termasuk Kingdom Animalia, sekarang dimasukkan ke dalam Kingdom Protista. Akibatnya, Protozoa bukan lagi menjadi nama takson pada tingkat filum, akan tetapi hanya menjadi nama kelompok. Perubahan lainnya pada organisme yang sebelumnya berada dalam tingkatan takson kelas, sekarang naik satu tingkat menjadi takson Filum Kingdom Protista. Organisme tersebut adalah Mastigophora, Sarcodina, Ciliata, dan Sporozoa.

Pengelompokan ganggang juga berubah. Euglena yang dahulu dimasukkan dalam Filum Protozoa, sekarang menjadi filum tersendiri dengan nama Filum Euglenophyta dalam Kingdom Protista. Ganggang hijau-biru berubah menjadi Filum Cyanobacteria dan masuk Kingdom Monera, sebelumnya adalah Filum Cyanophyta.Ganggang hijau, keemasan, api, cokelat, dan merah dikeluarkan dari Kingdom Plantae, dimasukkan dalam Kingdom Protista.

Sistem lima kingdom menghadirkan satu kingdom baru, yaitu Fungi (jamur). Jamur tidak lagi menjadi anggota Kingdom Plantae karena struktur dan cara mengambil makanannya berbeda.

Anggota sistem klasifikasi lima kingdom adalah sebagai berikut.

  1. Kingdom Monera
    Mencakup semua makhluk hidup atau organisme yang prokariotik, bersel satu, dan mikroskopis. Contohnya, semua bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobakteri), misalnya Escherichia coli, Anabaena sp., dan Nostoc sp.
  2. Kingdom Protista
    Sebagian besar terdiri atas organisme yang bersel satu atau banyak sel eukariotik. Contohnya: Euglena, Paramecium, dan Amoeba.
  3. Kingdom Fungi
    Mencakup semua jamur, kecuali jamur lendir dan jamur air. Memiliki ciri-ciri eukariotik, bersifat heterotrof, tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis, dan dinding selnya terdiri dari kitin. Contohnya: Mucor, Saccharomyces, Pleurotus (jamur tiram), Agaricus, dan lain-lain.
  4. Kingdom Plantae
    Terdiri atas semua organisme eukariotik, bersel banyak, berdinding sel yang mengandung selulosa, berklorofil, berfotosintesis, autotrof. Kerajaan tumbuhan dibagi menjadi tumbuhan berspora (lumut, paku) dan berbiji. Contohnya: padi, mawar, lumut hati, dan paku ekor kuda.
  5. Kingdom Animalia
    Memiliki ciri-ciri eukariotik, bersel banyak, tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis, tidak berdinding sel, heterotrof. Contohnya: burung, gajah, ular, ayam, dan sebagainya.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 6 Kingdom

Klasifikasi makhluk hidup sistem ini memecah bakteri (Monera) menjadi dua kingdom, yaitu Eubacteria dan Archaebacteria. Sistem ini dibuat oleh Carl Woese pada tahun 1977, seorang ahli biologi molekuler Amerika Serikat. Woese memecah kingdom Monera berdasarkan pada evolusi genetika dan evolusi molekuler kladistik (filogeni).

Klasifikasi sistem enam kingdom mengelompokkan makhluk hidup dalam kingdom-kingdom berikut.

  1. Kingdom Eubacteria (bakteri), yaitu organisme prokariotik bersel satu (uniseluler).
  2. Kingdom Archaebacteria, yaitu organisme prokariotik uniseluler yang biasanya hidup di lingkungan ekstrim.
  3. Kingdom Protista, yaitu organisme eukariotik uniseluler atau multiseluler yang tidak memiliki jaringan yang terdiferensiasi.
  4. Kingdom Fungi (jamur), yaitu organisme uekariotik osmotrofik bersel satu atau banyak.
  5. Kingdom Plantae (tumbuhan), yaitu organisme yang bersifat autotrof, eukariot multiseluler.
  6. Kingdom Animalia (hewan), yaitu organisme yang bersifat heterotrof dan eukariot multiseluler.

Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 7 Kingdom

Sistem ini diperkenalkan oleh Cavalier-Smith pada tahun 1998. Pada dasarnya sistem ini merupakan pengembangan dari sistem kingdom sebelumnya. Secara garis besar digolongkan dalam dua kelas utama Prokariot dan Eukariot. Selanjutnya Eukariot dibagi menjadi Animalia, Plantae, Protozoa (protista), Eumycota dan Chromista. Sedangkan golongan Prokariot mencakup Eubacteria dan Archaebacteria.

Klasifikasi sistem enam kingdom mengelompokkan makhluk hidup dalam kingdom-kingdom berikut.

  1. Kingdom Eubacteria
  2. Kingdom Archaebacteria
  3. Kingdom Eumycota
  4. Kingdom Chromista
  5. Kingdom Protista (Protozoa)
  6. Animalia (Dunia Hewan)
  7. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Klasifikasi tujuh kingdom ini lebih lebih detail. Lahir kingdom baru yang diberi nama Chromista. Anggotanya merupakan bagian dari kingdom fungi dan protista yaitu Oomycota, Hyphochytriomycota, Bacillariophyta, Xanthophyta, Silicoflagellates, Chrysophyta, dan Phaeophyta. Pemisahan ini didasarkan pada kehadiran klorofil a dan c; tidak menyimpan makanan sebagai kanji melainkan sebagai minyak dan umumnya menghasilkan sel dengan dua flagella yang berbeda. Karena sebagian kingdom Mycota sudah digolongkan ke dalam kingdom Chromista maka kingdom ini berubah menjadi kingdom Eumycota.

Klasifikasi Sistem 8 Kingdom

Bagaimana dengan sistem klasifikasi 8 kingdom? Kami masih mencari informasinya.

27 comments
  1. Klasifikasi Makhluk Hidup Sistem 2 Kingdom. Sistem ini diperkenalkan oleh ahli ilmu alam Swedia bernama Carolus Linnaeus pada tahun 1735. Klasifikasi sistem ini hanya terdiri dari dua kingdom, yaitu…

    A. Kingdom Monera Dan Prostista
    B. Kindom Plantae Dan Animalia
    C. Kindom Plantae Dan fungi
    D. Kingdom Eubacteria Dan Archaebacteria
    E. Kingdom Eumycota Dan Chromista

    Jawabannya: B. Kindom Plantae dan Animalia

  2. Perhatikan uraian di bawah ini!
    1)saprofit
    2)autotrof
    3)heterotrof
    4)mutual
    5)mempunyai klorofil

    Berdasarkan uraian di atas merupakan cara memperoleh makanan,fungi memiliki sifat sebagai……..
    A.1,3dan5
    B.1,2dan3
    C.2,3dan4
    D.1,3dan5
    E.1,3dan4
    Jawaban: E.1,3dan4
    Kelas x mipa 6

  3. Contoh spesies dari deuteromycotina yaitu…..
    A.gonoderma sp
    B.panicillium sp
    C.neurospora
    D.tinea versicolor
    E.gigaspora

  4. Contoh spesies dari deuteromycotina yaitu….
    A.gonoderma sp
    B.panicillium sp
    C.neurospora sitophila
    D.tinea versicolor
    E.Gigaspora

    Jawaban: D.tinea versicolor
    X Mipa 6

  5. No absen: 9
    3. Keadaan komponen abiotik di suatu ekosistem akan mempengaruhi jenis jenis komponen biotik yang hidup didalamnya. Contohnya seperti, perbedaan letak geografis yang akan menyebabkan perbedaan iklim. Iklim yang berbeda dapat mengakibatkan perbedaan temperatur, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lama penyinaran. Perbedaan suhu juga dapat memengaruhi ekosistem yang ada. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya.

    5. Menurut Wallace, daerah persebaran fauna di Indonesia dibagi menjadi dua yaitu
    •Daerah oriental (Sumatra,Jawa,kalimantan,Bali,dan Madura)
    Dan
    •Daerah Australian
    (Sulawesi,Papua,dan pulau” sekitarnya)

    Sedangkan menurut Weber tidak semua hewan di Sulawesi dapat dikelompokkan sebagai hewan australian, oleh karena itu Weber membuat garis yang memisahkan fauna bagian Australian dan fauna bagian peralihan.

    7. Penulisan nama ilmiah cempaka putih yang benar yaitu nomor 5 (Michelia alba)

    1. No absen : 33

      3).Setiap benua memiliki iklim dan suhu yang berbeda beda.faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda. Kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya. yaitu seperti rawa dan sungai.

      6).wallace:memisahkan fauna bagian barat dengan fauna bagian tengah contohnya yaitu wilayah sumatera, jawa, kalimantan, bali.

      weber:memisahkan fauna bagian tengah dengan fauna bagian timur contohnya yaitu wilayah sulawesi, ntb, ntt, maluku.

      7).penulisan nama ilmiah yang benar adalah no 5) Michelia alba.

  6. No Absen: 15
    1. Tidak ada dua individu yang sama persis meskipun kembar karena meskipun kembar mereka memiliki susunan kromosom dan faktor genetik yang berbeda sehingga disebut sebagai susunan yang unik karena meskipun kembar tetap susunannya berbeda satu sama lain.Contohnya misalnya sesama kembar yang memiliki bentuk sidik jari yang berbeda-beda
    3.setiap benua punya iklim dan suhu yg berbeda beda. faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya. contoh : rawa dan sungai berbeda kelembaban nya. Ekosistem juga memiliki ciri-ciri lingkungan fisik, lingkungan kimia, tipe vegetasi/tumbuhan, dan tipe hewan yang spesifik. Perbedaan komponen-komponen penyusun ekosistem tersebut mengakibatkan perubahan dari interaksi yang ada sehingga menciptakan ekosistem yang pula.
    9. Jika nama spesies tumbuhan terdiri dari 3 suku kata, maka suku kedua dan ketiga harus digabungkan dan diberi tanda penghubung. Contoh: Hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu).
    Sementara jika jenis hewan yang terdiri dari 3 suku kata, tidak dirangkai dengan tanda penghubung. Contoh: Felis manuculata domestica (kucing jinak). Penulisan untuk varietas ditulis seperti berikut ini yaitu, Hibiscus sabdarifa varalba

  7. 2. Gambar P = tanaman kubis
    Gambar Q = tanaman kembang kol
    Gambar R = tanaman brokoli

    tingkat keanekaragaman hayati yang ditunjukan oleh tumbuhan: kubis (P), kembang kol (Q)dan brokoli(R) dapat dianalisa sebagai berikut:

    Tumbuhan kubis mempunyai nama latin Brassica oleracea.
    Sedangkan tumbuhan kembang kol mempunyai nama latin Brassica oleracea var. botrytis.
    Dan tumbuhan brokoli mempunyai nama latin Brassica oleracea var. italica.

    Dilihat dari nama latin ketiga tumbuhan tersebut dapat dilihat bahwa ketiga tumbuhan mempunyai nama genus yang sama yaitu Brassica dan nama spesies yang sama yaitu oleracea.
    Dengan demikian ketiga tumbuhan ini tergolong dalam spesies yang sama.

    Pembeda dari ketiga tumbuhan tersebut adalah pada nama varietasnya.
    Jika tumbuhan memiliki nama spesies yang sama dan varietas atau gen-nya berbeda maka ketiga tumbuhan ini dapat dikatakan mempunyai keanekaragaman pada tingkat gen.

    6. -Tidak merusak hutan
    -Tidak memburu atau menagkap hewan liar
    -Melakukan konservasi untuk hewan yg terancam punah
    -Tidak berlebihan dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati
    -Menyadarkan masyarakat betapa pentingnya keanekaragaman hayati bagi manusia

    10. – Genus, nama marga tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang merupakan kata benda berbentuk tunggal (Mufrad). Huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital dan dicetak miring.
    – Familia, nama suku pada umumnya merupakan kata sifat yang dijadikan sebagai kata benda berbentuk jamak. Nama suku berasal dari nama marga makhluk hidup yang bersangkutan. Pada tumbuhan, nama suku berasal dari nama marga ditambah akhiran -aceae.

  8. 4.)perbedaanya terdapat dari bentuk tingkatannya,rasa dalam buah tersebut,dan juga khasiatnya.
    6.)1.Tidak merusak hutan
    2.Tidak memburu atau menagkap hewan liar
    3.Melakukan konservasi untuk hewan yg terancam punah
    4.Tidak berlebihan dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati
    5.Menyadarkan masyarakat betapa pentingnya keanekaragaman hayati bagi manusia
    8.)sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
    sebagai sumber plasma nutfah
    mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
    sebagai sumber pendapatan/devisa
    sebagai tempat rekreasi

  9. 1. Tidak ada dua individu yang sama persis meskipun kembar karena meskipun kembar mereka memiliki susunan kromosom dan faktor genetik yang berbeda sehingga disebut sebagai susunan yang unik karena meskipun kembar tetap susunannya berbeda satu sama lain.

    5.wallace : memisahkan fauna bagian barat dengan fauna bagian tengah
    weber : memisahkan fauna bagian tengah dengan fauna bagian timur

    9.untuk nama tumbuhan di beri tanda hubung, contoh : hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu)

    untuk nama hewan tidak diberi tanda hubung, contoh : felis manuculata domestica (kucing jinak)

  10. No absen: 30(genap)

    6. Sebutkan lima kegiatan manusia yang dapat meningkatkan atau mempertahankan keanekaragaman hayati!
    Jawab:
    a. Pemuliaan, yaitu usaha membuat varietas unggul dengan cara melakukan perkawinan silang yang menghasilkan variasi baru
    b. Reboisasi (Penghijauan)
    c. Pembuatan taman-taman kota
    d. Pelestarian plasma nutfah secara in situ dan ex situ
    e. Penebangan pohon dihutan dilakukan dengan menerapkan sistem tebang pilih dan tanam kembali.
    8. Jelaskan nilai ekonomis keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia!
    Jawab:Nilai ekonomis keanekaragaman hayati artinya
    keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai
    sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan, sebagai sumber plasma nutfah , mempertahankan keberlanjutan ekosistem, sebagai lahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, sebagai sumber pendapatan/devisa , dan sebagai tempat rekreasi.
    10. Bagaimana perbedaan cara penulisan genus dan familia?
    Jawab: Nama marga (genus) tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang merupakan kata benda berbentuk tunggal(mufrad). Huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital dan dicetak miring contoh marga tumbuhan 𝘚𝘰𝘭𝘢𝘯𝘶𝘮 (terung-terungan) dan marga hewan 𝘍𝘦𝘭𝘪𝘴 (kelompok kucing). Sedangkan nama familia diambil dari nama genus organisme bersangkutan ditambah akhiran -aceae untuk organisme tumbuhan, Contoh nama suku Solanaceae berasal dari dua kata Solanum+ aceae. Sedangkan untuk hewan diberi akhiran -idea, Contoh nama suku Felidae, berasal dari dua kata Felis+ ideae.

  11. NOMOR ABSEN : 32

    6.a.Tidak merusak hutan
    b.Tidak memburu atau menagkap hewan liar
    c.Melakukan konservasi untuk hewan yg terancam punah
    d.Tidak berlebihan dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati
    e.Menyadarkan masyarakat betapa pentingnya keanekaragaman hayati bagi manusia

    8.~sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
    ~sebagai sumber plasma nutfah
    ~mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    ~sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
    ~sebagai sumber pendapatan/devisa
    ~sebagai tempat rekreasi

    10.Nama genus tumbuhan maupun hewan terdiri atas satu kata tunggal yang dapat diambil dari kata apa saja, dapat dari nama hewan, tumbuhan, zat kandungan dan sebagainya yang merupakan karakteristik organisme tersebut. Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar, contoh genus pada tumbuhan, yaitu Solanum (terungterungan), genus pada hewan: Felis (kucing).

    Sedangkan nama familia diambil dari nama genus organisme bersangkutan ditambah akhiran -aceae untuk organisme tumbuhan, sedangkan untuk hewan diberi akhiran -idea. Contoh nama familia untuk terungterungan adalah Solanaceae.

  12. NOMOR ABSEN : 28
    6.Gambar P = tanaman kubis
    Gambar Q = tanaman kembang kol
    Gambar R = tanaman brokoli

    tingkat keanekaragaman hayati yang ditunjukan oleh tumbuhan: kubis (P), kembang kol (Q)dan brokoli(R) dapat dianalisa sebagai berikut:

    Tumbuhan kubis mempunyai nama latin Brassica oleracea.
    Sedangkan tumbuhan kembang kol mempunyai nama latin Brassica oleracea var. botrytis.
    Dan tumbuhan brokoli mempunyai nama latin Brassica oleracea var. italica.

    Dilihat dari nama latin ketiga tumbuhan tersebut dapat dilihat bahwa ketiga tumbuhan mempunyai nama genus yang sama yaitu Brassica dan nama spesies yang sama yaitu oleracea.
    Dengan demikian ketiga tumbuhan ini tergolong dalam spesies yang sama.

    Pembeda dari ketiga tumbuhan tersebut adalah pada nama varietasnya.
    Jika tumbuhan memiliki nama spesies yang sama dan varietas atau gen-nya berbeda maka ketiga tumbuhan ini dapat dikatakan mempunyai keanekaragaman pada tingkat gen.
    8. Jelaskan nilai ekonomis keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia!
    Jawab:Nilai ekonomis keanekaragaman hayati artinya
    keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai
    sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan, sebagai sumber plasma nutfah , mempertahankan keberlanjutan ekosistem, sebagai lahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, sebagai sumber pendapatan/devisa , dan sebagai tempat rekreasi.

    10.Nama genus tumbuhan maupun hewan terdiri atas satu kata tunggal yang dapat diambil dari kata apa saja, dapat dari nama hewan, tumbuhan, zat kandungan dan sebagainya yang merupakan karakteristik organisme tersebut. Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar, contoh genus pada tumbuhan, yaitu Solanum (terungterungan), genus pada hewan: Felis (kucing).

    Sedangkan nama familia diambil dari nama genus organisme bersangkutan ditambah akhiran -aceae untuk organisme tumbuhan, sedangkan untuk hewan diberi akhiran -idea. Contoh nama familia untuk terungterungan adalah Solanaceae.

  13. No absen 22

    6. -Pemuliaan yaitu usaha membuat variates unggul dengan cara melakukan perkawinan silang yang menghasilkan variasi baru
    -reboisasi (penghijauan)
    -pembuatan taman taman kota
    -pelestarian plasma nutfah secara in situ dan ex situ
    -penebangan pohon dihutan dilakukan dengan menerapkan sistem tebang pilih dan tanam kembali

    8. a. sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
    b. sebagai sumber plasma nutfah
    c. mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    d. sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
    e. sebagai sumber pendapatan/devisa
    f. sebagai tempat rekreasi

    10. Genus ditulis dengan huruf miring dengan huruf kapital di depan contoh pada penulisan Curcuma domestica

    Sedangkan familia tidak ditulis miring. Namun hanya memerlukan huruf kapital di depan saja. contohnya dalah Rustaceae, Zingeberaceae, dll

  14. No absen 22

    2. Gambar P = tanaman kubis
    Gambar Q = tanaman kembang kol
    Gambar R = tanaman brokoli

    tingkat keanekaragaman hayati yang ditunjukan oleh tumbuhan: kubis (P), kembang kol (Q)dan brokoli(R) dapat dianalisa sebagai berikut:

    Tumbuhan kubis mempunyai nama latin Brassica oleracea.
    Sedangkan tumbuhan kembang kol mempunyai nama latin Brassica oleracea var. botrytis.
    Dan tumbuhan brokoli mempunyai nama latin Brassica oleracea var. italica.

    Dilihat dari nama latin ketiga tumbuhan tersebut dapat dilihat bahwa ketiga tumbuhan mempunyai nama genus yang sama yaitu Brassica dan nama spesies yang sama yaitu oleracea.
    Dengan demikian ketiga tumbuhan ini tergolong dalam spesies yang sama.

    6. -Pemuliaan yaitu usaha membuat variates unggul dengan cara melakukan perkawinan silang yang menghasilkan variasi baru
    -reboisasi (penghijauan)
    -pembuatan taman taman kota
    -pelestarian plasma nutfah secara in situ dan ex situ
    -penebangan pohon dihutan dilakukan dengan menerapkan sistem tebang pilih dan tanam kembali

    8. a. sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
    b. sebagai sumber plasma nutfah
    c. mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    d. sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
    e. sebagai sumber pendapatan/devisa
    f. sebagai tempat rekreasi

  15. No absen 35

    1. tersebut dikarenakan susunan gen dalam diri mereka berbeda. setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta memiliki susunan gen yang berbeda satu dengan yang lain. hal tersebutlah yang mempengaruhi sifat yang timbul dan tampak dari luar.

    3. ekosistem terjadi karena penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik. Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem.  

    5. menurut garis wallace persebaran fauna berdasarkan daratan yang telah lepas/pisah pada zaman es
    sedangkan garis weber persebaran fauna pada daratan yang susah ada sejak zaman es dan tidak lepas/pisah dri daratan yg besar

  16. 6.Sebutkan 5 kegiatan manusia yang dapat meningkatkan atau mempertahankan keanekaragaman hayati

    Jawab:
    Reboisasi.

    Melakukan tebang pilih.

    Membangun taman kota.

    Membuat tempat pelestarian(suakamargasatwa,cagar alam,hutan wisata ,taman nasional , hutan lindung , kebun raya )

    Pelestarian secara Insitu.

    8.Jelaskan nilai ekonomis keaneka ragaman hayati yang ada di Indonesia!

    Jawab:
    •sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
    •sebagai sumber plasma nutfah
    •mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    •sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
    •sebagai sumber pendapatan/devisa
    •sebagai tempat rekreasi

    10.Bagaimana perbedaan cara penulisan genus dan familia?

    Jawab:
    Genus ditulis dengan huruf miring dengan huruf kapital di depan contoh pada penulisan Curcuma domestica

    Sedangkan familia tidak ditulis miring. Namun hanya memerlukan huruf kapital di depan saja. contohnya dalah Rustaceae, Zingeberaceae, dll

  17. Nomor absen 25

    3.setiap benua punya iklim dan suhu yg berbeda beda. faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya.
    5.dua garis khayal ini membagi persebaran flora dan fauna menjadi tiga kawasan,yaitu asia,peralihan dan australia.jika digabung,maka urutannya adalah kawasan asia-garis Wallace-kawasan peralihan-garis weber-kawasan australia dan pasifik
    9.untuk nama tumbuhan di beri tanda hubung contoh:hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu)
    untuk nama hewan tidak diberi tanda hubung contoh:felis manuculata domestica (kucing jinak)
    penulisan untuk varietas ditulis spt hibiscus sabdarifa varalba (rosella varietas putih)

  18. 3.setiap benua punya iklim dan suhu yg berbeda beda. faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya. cth : rawa dan sungai berbeda kelembaban nya.

    5.menurut garis wallace dan waber. fauna dibedakan menjadi 3 macam. 1. fauna asiatis : cirinya, kebanyakan hewan mamalia dan bertubuh besar, contohnya gajah. 2. hewan peralihan : cirinya, hewan itu cuma ada di Indonesia daerah itu aja, contohnya komodo. 3. hewan australis : cirinya hewan berkantung dan hewan jenis burung, contohnya kanguru pohon dan burung cendrawasih.
    untuk nama tumbuhan di beri tanda hubung contoh : hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu)

    9.utk nama hewan tidak diberi tanda hubung contoh : felis manuculata domestica (kucing jinak)

    penulisan utk varietas ditulis spt hibiscus sabdarifa varalba (rosella varietas putih)

  19. 3.setiap benua punya iklim dan suhu berbeda beda. faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembapan juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya. contohnya : rawa dan sungai berbeda kelembapan nya.

    9.untuk nama tumbuhan di beri tanda hubung contoh : hibiscus Rosa – sinensis (bunga sepatu )

    untuk nama hewan tidak diberi tanda hubung contoh : felis manuculata domestica (kucing jinak)

    5.menurut garis Wallace dan waber. fauna dibedakan menjadi 3 macam . 1.fauna asiatis : cirinya, kebanyakan hewan mamalia dan bertubuh besar, contohnya gajah. 2. hewan peralihan : cirinya hewan itu cuma ada di Indonesia daerah itu aja, contohnya komodo. 3. hewan Australia : ciri hewan berkantung dan hewan jenis burung, contohnya kangguru pohon dan burung cendrawasih.

  20. Nomor absen 21

    3.setiap benua punya iklim dan suhu yg berbeda beda. faktor eksternal penentu adanya ekosistem salah satunya adalah suhu. suhu daerah pantai dan sungai tentu berbeda begitu. kelembaban juga menjadi faktor utama adanya perbedaan ekosistem. suatu tempat yang lembab pasti punya ekosistem berbeda dengan lainnya.

    5.dua garis khayal ini membagi persebaran flora dan fauna menjadi tiga kawasan,yaitu asia,peralihan dan australia.jika digabung,maka urutannya adalah kawasan asia-garis Wallace-kawasan peralihan-garis weber-kawasan australia dan pasifik

    9.untuk nama tumbuhan di beri tanda hubung contoh:hibiscus rosa-sinensis (bunga sepatu)
    untuk nama hewan tidak diberi tanda hubung contoh:felis manuculata domestica (kucing jinak)
    penulisan untuk varietas ditulis spt hibiscus sabdarifa varalba (rosella varietas putih)

  21. No Absen 25
    6. Selalu menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarang, tidak menebang pohon secara liar, mereboisasi hutan yang gundul, tidak membuka lahan dengan cara dibakar
    8. • sebagai sumber pangan,sandang,papan,dan kesehatan
    • sebagai sumber plasma Nutfah
    • mempertahankan keberlanjutan ekosistem
    • sebagai lahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan
    • sebagai sumber pendapatan/devisa
    • sebagai tempat rekreasi
    10. Nama genus tumbuhan maupun hewan terdiri atas satu kata tunggal yang dapat di ambil dari kata apa saja, dapat dari nama hewan, tumbuh, zat kandungan dan sebagainya yang merupakan karakteristik organisme tersebut. Contoh genus pada tumbuhan yaitu solanum (terung-terungan), genus pada hewan yaitu felis (kucing)

    1. No absen 14

      6. • Tidak merusak hutan
      •Tidak memburu atau menagkap hewan liar •Melakukan konservasi untuk hewan yg terancam punah
      •Tidak berlebihan dalam memanfaatkan keanekaragaman hayati
      •Menyadarkan masyarakat betapa pentingnya keanekaragaman hayati bagi manusia

      8. ~sebagai sumber pangan, sandang, papan, dan kesehatan
      ~sebagai sumber plasma nutfah
      ~mempertahankan keberlanjutan ekosistem
      ~sebagai lahan penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan
      ~sebagai sumber pendapatan/devisa
      ~sebagai tempat rekreasi

      10. Genus ditulis dengan huruf miring dengan huruf kapital di depan contoh pada penulisan Curcuma domestica

      Sedangkan familia tidak ditulis miring. Namun hanya memerlukan huruf kapital di depan saja. contohnya dalah Rustaceae, Zingeberaceae, dll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Post
Merencanakan Penelitian Ilmiah

Metode Ilmiah: Langkah-langkah dalam Penelitian Ilmiah

Next Post

Gejala Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Related Posts