Ciri-Ciri Makhluk Hidup Menurut Biologi

ciri makhluk hidup pada ikan dan batu karang

Ciri makhluk hidup menurut ilmu biologi mencakup: memiliki kepekaan terhadap lingkungan, bereproduksi, bergerak, dan lain-lain. Biologiwan menggunakan serangkaian aturan untuk menentukan apakah sesuatu termasuk makhluk hidup atau benda mati. Sesuatu dikatakan makhluk hidup jika bisa makan, bernapas, ekskresi, bergerak, tumbuh, bereproduksi, dan memiliki kepekaan lingkungan. Keenam fungsi tersebut merupakan karakteristik makhluk hidup menurut ilmu biologi.

ciri makhluk hidup pada ikan dan batu karang
Suatu waktu terumbu karang ini akan menjadi benda mati (batu karang).

Ciri Makhluk Hidup

Berikut adalah tujuh ciri-ciri makhluk hidup yang dapat kamu gunakan sebagai pembeda dengan benda mati.

Makan

Makhluk hidup membutuhkan energi untuk menjalankan proses penting kehidupan. Energi tersebut mereka dapatkan dari nutrisi makanan melalui proses respirasi. Tumbuhan dan hewan mengambil makanan dari lingkungannya dengan berbagai bentuk dan cara. Manusia makan dengan mulut, mengunyah, dan menelannya. Sementara nyamuk hanya menghisap darah atau sari bunga menggunakan struktur seperti pipa.

Bernapas

Setiap makhluk hidup bernapas meskipun secara mekanis tidak sama dengan manusia. Misalnya, ikan dalam perairan juga bernapas meskipun dengan cara berbeda. Bernapas bukan hanya menghirup udara melalui hidung lalu menghembuskannya kembali. Pernapasan adalah proses organisme mengubah nutrisi menjadi energi, proses ini disebut juga sebagai respirasi. Jadi, untuk pohon kelapa, jamur, atau bakteri, kita menggunakan istilah berispirasi alih-alih bernapas.

Ekskresi, ciri makhluk hidup utama

Ekskresi merupakan ciri makhluk hidup. Ini berkitan erat dengan proses makan. Tentu Anda menyadari bahwa Anda selalu buang air besar atau kecil (berkemih) setiap hari, bukan? Berkeringat juga merupakan ekskresi. Secara sederhana, ini adalah proses mengeluarkan zat yang sudah tak berguna dari dalam tubuh. Sepanjang hidupnya, makhluk hidup menghasilkan sampah atau limbah ketika ia menghasilkan dan menggunakan energi. Limbah ini, misal CO2, urea, dll., harus dibuang dari dalam tubuh. Jika tidak, maka “sampah-sampah” tersebut akan meracuni diri sendiri.

Gerakan

Semua makhluk hidup, mulai dari hewan yang kompleks sampai bakteri sederhana bersel tunggal melakukan gerakan. Mereka bergerak untuk mencari makanan, melepaskan diri dari bahaya, kawin dan menemukan tempat tinggal. Gerakan mereka bisa dalam bentuk terbang, berenang, berjalan, atau melata. Tumbuhan bergerak dengan cara yang berbeda. Mereka bergerak menuju cahaya dan menjauh dari gravitasi. Bergerak/gerakan adalah ciri makhluk hidup yang paling mudah dikenali.

Reproduksi

Reproduksi adalah proses menciptakan keturunan. Tujuan utama reproduksi adalah melestarikan jenisnya. Manusia dan sebagian hewan bereproduksi dengan melahirkan. Hewan reptil tidak melahirkan tetapi bertelur. Sebagian besar mikroorganisme bereproduksi dengan membelah menjadi dua bagian identik. Tumbuhan bereproduksi dengan cara menghasilkan biji yang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru atau dengan pertunasan.

Reproduksi merupakan ciri makhluk hidup. Semua makhluk hidup dapat bereproduksi sendiri. Ada dua cara utama untuk melakukan ini, yaitu secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual melibatkan sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina (telur). Kedua sel ini harus bertemu dan melebur untuk menjadi anak. Gajah, kuda, dan hewan mamalia lainnya bereproduksi dengan cara ini. Sperma jantan membuahi telur betina, kemudian anak berkembang dalam tubuh betina sebelum dilahirkan. Manusia juga bereproduksi dengan cara yang menakjubkan ini. Hewan-hewan petelur juga bereproduksi secara seksual, tetapi anaknya berkembang dalam telur di luar induknya. Tidak hanya hewan dan manusia yang bereproduksi secara seksual, tumbuhan juga dapat bereproduksi secara seksual.

Reproduksi aseksual tidak melibatkan sperma dan telur, tetapi dapat dilakukan dengan pertunasan. Mikroorganisme seperti bakteri membelah menjadi dua melalui pertunasan atau pembelahan biner.

Baca juga: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Kepekaan

Kepekaan merupakan ciri makhluk hidup. Setiap organisme hidup memiliki kemampuan untuk bereaksi pada hal-hal yang terjadi di sekelilingnya. Hewan dan manusia menggunakan indra penglihatan, peraba, penciuman, dan pendengaran untuk mengumpulkan informasi tentang sekeliling mereka. Itu membantu mereka bergerak dengan mudah untuk menemukan makanan atau kawin. Mikroorganisme bereaksi terhadap zat kimia yang menuntun mereka kepada makanan. Tumbuhan peka terhadap cahaya, mereka membuka bunga pada siang hari dan menutupnya saat malam tiba. Tumbuhan seperti Mimosa peka terhadap sentuhan.

Jadi, sesuatu dikatakan makhluk hidup jika bisa makan, bernapas, ekskresi, bergerak, tumbuh, bereproduksi, dan memiliki kepekaan lingkungan. Jika tidak memiliki tujuh fungsi tersebut maka sesuatu tersebut bukan makhluk hidup melainkan benda mati.

Apakah Virus memiliki semua ciri makhluk hidup?

Apakah virus tergolong makhluk hidup? Jawabannya, tidak, karena virus tidak memiliki semua kriteria di atas. Meskipun virus dapat bereproduksi, sebagian besar ilmuwan tidak memasukkan virus sebagai makhluk hidup. Alasannya karena virus tidak memiliki ciri makhluk hidup, yaitu alat pernapasan atau ekskresi. Virus mendapatkan semua energinya dari sel yang mereka serang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Post
contoh manfaat biologi semangka tanpa biji

Manfaat Biologi Bagi Kehidupan Manusia

Next Post
cabang_cabang_biologi

Cabang Cabang Biologi dan Apa yang Dipelajari

Related Posts