Sistem Pencernaan Makanan Manusia

139

Sistem pencernaan makanan manusia mencakup saluran pencernaan, kelenjar pencernaan, dan gangguan dan kelainan pada sistem pencernaan. Ini materi Biologi untuk kelas XI SMA. Meskipun begitu, mahasiswa atau siapupun yang ingin menambah ilmu dapat memanfaatkannya.

Sistem Pencernaan Makanan Manusia

Proses pencernaan makanan pada manusia melalui dua tahap, yaitu pencernaan fisik (mekanis) dan pencernaan kimiawi. Pencernaan fisik adalah proses perubahan molekul yang berukuran relatif besar menjadi berukuran kecil. Contohnya mengunyah, dimana makanan yang Anda makan dihancurkan dengan gigi. Lambung Anda juga dapat melumat makanan menjadi lebih halus. Pencernaan kimiawi adalah proses perubahan molekul-molekul organik yang ada dalam makanan dari bentuk kompleks menjadi molekul lebih sederhana. Proses ini dilakukan oleh enzim. Kedua proses ini terjadi secara simultan dalam sistem pencernaan makanan.

Sistem pencernaan makanan manusia terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar yang berhubungan dengan proses pencernaan. Fungsi sistem pencernaan adalah mengolah makanan menjadi sari makanan yang siap diserap tubuh.

Zat makanan yang mengalami proses pencernaan adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Di lain pihak, vitamin, mineral, dan air dapat langsung diserap dan digunakan oleh tubuh.

Saluran Pencernaan Makanan Manusia

Saluran pencernaan terdiri atas rongga mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar(kolon), rektum, dan anus. Lihat gambar di bawah.

saluran pencernaan manusia - sistem pencernaan makanan manusia


Baca lebih lanjut: Saluran Pencernaan Makanan Manusia

Kelenjar pencernaan manusia

Saluran pencernaan bersama-sama dengan kelenjar pencernaan membentuk sistem pencernaan makanan manusia. Ada dua kelenjar pencernaan pada manusia, yaitu hati dan pankreas.

Hati

Hati adalah organ metabolik terbesar dan terpenting di tubuh. Perannya dalam sistem pencernaan adalah sekresi garam empedu, yang membantu pencernaan dan penyerapan lemak. Hati juga melakukan berbagai fungsi yang tidak berkaitan dengan pencernaan, termasuk yang berikut:

  1. Metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak setelah zat-zat ini masuk ke dalam darah.
  2. Mendetoksifikasi atau menguraikan zat sisa tubuh, hormon, obat, dan senyawa asing lain.
  3. Membentuk protein plasma, termasuk protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah.
  4. Menyimpan glikogen, lemak, besi, tembaga, dan banyak vitamin.
  5. Mengaktifkan vitamin D.
  6. Mengeluarkan bakteri dan sel darah merah yang telah usang (tua).
  7. Mengekskresikan kolesterol dan bilirubin.

Pankreas

Pankreas adalah sebuah kelenjar memanjang yang terletak di belakang dan di bawah lambung, di atas lengkung pertama duodenum. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang disalurkan ke usus halus. Amilase pankreas berperan dalam pencernaan karbohidrat dengan mengubah polisakarida menjadi disakarida maltosa. Selain amilase, pankreas juga mengeluarkan lipase, satu-satunya enzim dalam saluran pencernaan manusia yang dapat mencerna lemak. Amilase dan lipase disekresikan dalam bentuk aktif karena tidak ada risiko pencernaan diri oleh lipase.

Enzim-enzim pankreas berperan penting dalam proses pencernaan makanan. Defisiensi enzim-enzim pankreas akan mengakibatkan pencernaan menjadi tidak tuntas.

Dalam sistem pencernaan makanan manusia tidak sama antara saluran pencernaan dengan organ pencernaan. Berikut ini adalah organ-organ pencernaan pada manusia:

  1. Mulut dan Kelenjar Liur.
  2. Faring dan Esofagus.
  3. Lambung.
  4. Pankreas eksokrin.
  5. Hati.
  6. Usus Halus.
  7. Usus Besar.

Sistem pencernaan dibentuk oleh saluran cerna dan organ pencernaan tambahan (kelenjar pencernaan).

Gangguan dan Kelainan pada Sistem Pencernaan Makanan Manusia

Alat pencernaan makanan manusia dapat mengalami gangguan atau kelainan. Misalnya maag atau tukak peptik, lapisan lambung yang mengalami peradangan dan erosi akibat asam. Gangguan pencernaan lainnya sebagai berikut.

Kolik

Adalah rasa nyeri pada perut karena mengonsumsi makanan yang menagndung zat yang merangsang, misalnya cabai, lada, dan jahe.

Malabsorpsi

Adalah kelainan kemampuan lambung dan usus dalam menyerap sari makanan menjadi tidak sebaik yang seharusnya.

Malnutrisi

Adalah gangguan sistem pencernaan makanan manusia dalam hal gizi, dapat berupa kelebihan, kekurangan, atau ketidakseimbangan gizi.

Keracunan Makanan

Terjadi karena alergi terhadap makanan tertentu atau zat aditif yang terkandung di dalamnya.

Konstipasi

Adalah sulit buang air besar karena feses terlalu keras. Gangguan ini sering disebut sembelit. Penyebabnya antara lain karena kurang makanan berserat, dehidrasi, dan sering menunda buang air besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.